Tuesday, June 30, 2009

Restu Ibunda Tercinta


Dari kecil pasti kita sudah diajari sebuah jargon yang akan menempel di otak kita tentang hebatnya seorang Ibu. Surga Ada Di Telapak Kaki Ibu, begitulah bunyinya. Minggu-minggu terakhir ini, kalimat itu kembali terngiang-ngiang di telinga saya. Dan kalimat itu juga yang memberi inspirasi untuk saya dalam menjalani kehidupan saya belakangan ini. Selain itu, kalimat sakti itu jugalah yang saya jadikan inspirasi untuk menjawab pertanyaan dari seorang teman yang curcol alias curhat colongan sama saya beberapa hari lalu.


"Aku sampai bilang ke Ibuku kalo aku ini udah pingin nikah..." celetuk salah seorang teman dekat saya yang menjadikan kalimat tadi sebagai pembuka sesi curhat via YM beberapa hari yang lalu. Saya sendiri heran, teman saya ini sudah sering bilang bahwa dia ingin menikah secepatnya. Menanggapi ucapan teman saya itu, saya hanya bisa menghadiahi dia icon tersenyum yang tersedia dalam list smileys Yahoo Messenger.

Laki-laki yang sudah menjadi teman dekat saya selama kurang lebih 3 tahun ini berprofesi sebagai pengabdi bangsa yang berkiprah di bidang pendidikan, jomblo bahagia dan ingin segera menikah. Lucunya, setiap saya tanya apakah dia sudah punya pacar atau paling tidak teman dekat perempuan, jawabannya selalu: BELUM. Itulah yang membuat saya selalu tertawa dibuatnya. Gimana mau cepet-cepet nikah kalau teman perempuan yang dekat saja dia belum punya hahahaha.

Eh tapi jangan salah, saya selalu punya persepsi bahwa teman saya ini adalah playboy sejati. Bukannya dia BELUM punya teman perempuan yang dekat, tapi dia punya terlalu banyak teman perempuan yang rajin ditelponi dan dirayu setiap malam ahahahaha, dasar laki-laki! Jujur saja, saya yang terlanjur mengenal dia dengan karakter sebagai pencinta wanita jadi suka sebal sendiri mendengar keluhan-keluhannya seputar kehidupan asmaranya.

Teringatlah saya akan petuah bijak adik Ibunda saya yang menceramahi saya beberapa waktu lalu tentang pernikahan. "Ayo dong, kamu tuh udah saatnya nikah lho, umurmu kan udah 26 tahun, mau nikah umur berapa kamu?" begitulah kalimat si tante yang membuat saya diam seribu bahasa. Mungkin si tante melihat kebimbangan di wajah saya, lalu beliau mengajarkan saya beberapa jurus jitu untuk memantapkan hati agar segera beranjak ke pelaminan.

Sederhana sih sarannya, si tante menyarankan saya untuk menyuarakan isi hati saya kepada Ibunda tercinta,

"Bunda, saya minta doanya
supaya saya diberikan Allah jodoh
yang tidak hanya semata-mata sayang sama saya,
tapi juga siapa pun yang berjodoh dengan saya
haruslah sayang sama Bunda, Ayah dan Mas."


Lalu sebagai penutup saya juga disarankan untuk meminta segelas air putih yang sudah mendapat "restu" dari Ibunda. Menurut si tante, jika saya meminum air putih yang sudah terisi dengan doa dan restu dari Ibunda tercinta, niscaya jalan menuju kemantapan hati itu akan terbuka.

Setelah saya renungkan, mungkin bukan karena air putihnya, tetapi karena doa dari Ibunda yang tulus dan ikhlas (kapan sih seorang ibu tidak mendoakan anaknya dengan tulus dan ikhlas? Makanya kita selalu diajari jargon yang menyebutkan bahwa surga ada di telapak kaki ibu :D) yang menjadi batu loncatan agar doa saya di dengar Allah. Saya sendiri percaya sekali bahwa doa Ibu adalah doa yang paling luar biasa sakti. Dengan doa dari Bunda dan ridho Allah SWT Insya Allah saya diberi kemudahan untuk memantapkan hati menuju pernikahan.

Berdasarkan pengalaman yang saya dapat minggu lalu, saya menjawab keluhan teman saya tadi dengan hal sama yang diajarkan adik Bunda saya. Bagian yang lucu adalah, disaat saya menanggapi curhatan teman saya itu, saya seolah-olah menjadi orang yang paling sok tau sedunia hahahaha. Padahal dalam kenyataannya saya sendiri belum mempraktekkan apa yang disarankan si tante. Tapi nggak apa-apalah, niat saya kan membantu teman ...

Hebatnya, sehabis saya berbicara panjang lebar dengan teman saya tentang saran-saran tadi, teman saya pun terdiam seribu bahasa. Nggak jauh beda dengan sikap saya setelah di ceramahi si tante hehehehe. Saya membayangkan, mungkin dia di sana sedang berpikir keras, bagaimana caranya melakukan saran yang saya fotocopy dari tante saya tadi. Dan kesimpulan yang saya dapat saat ini, mungkin saja teman saya itu sekarang melakukan hal yang sama seperti yang saya lakukan. Dia akan dengan sok taunya memberikan saran yang kepada orang lain tanpa dia mempraktekan saran itu pada dirinya sendiri. *wink*

Read More......

Friday, June 26, 2009

Hadiah Pagi Hari


Hari ini saya nggak berhenti berterima kasih kepada Sang Maha Kuasa. Hari ini saya disadarkan bahwa masih banyak orang baik yang dengan suka rela berbagi doa dan mendoakan sesamanya.

Suara alarm melengking dari handphone saya sukses membuat mata saya terbelalak kanget dan melompat bangun dari tidur saya yang sebenernya nggak nyenyak-nyenyak amat. 06.15, angka itu terpampang dengan sombongnya di layar handphone saya, seolah-olah ingin meledek dan bilang, "Woooiii banguuunnn udah siaang nih." Antara malas dan tapi harus, saya bangun dan hendak bersiap-siap menyambut dinginnya air di pagi hari.

Sambil menyambar handuk warna merah marun yang tergantung di pintu lemari pakaian, saya melangkahkan kaki ke kamar mandi. Langkah saya terhenti sejenak setelah mendengar dering notification Yahoo Messenger. Yang menghentikan langkah saya bukan hanya suara deringnya yang sebenarnya lama-lama bikin geli karena suara dering itu rada ganggu telinga saya, tetapi kaki saya secara otomatis seperti diperintahkan untuk berhenti dan bokong saya juga diperintahkan untuk duduk oleh otak saya setelah membaca isi pesan pada layar YM di smart phone saya.

Menurut saya, kalimat yang tertera di layar YM itu nggak istimewa-istimewa banget. Cenderung sederhana. Pengirimnya pun juga bukan orang yang spesial, Si sender adalah teman semasa saya masih berseragam putih-biru. Dia juga bukan teman dekat. Namanya ada dalam list kontak saya, ya karena semata-mata dia teman satu sekolah dulu. Saya dapat alamat e-mailnya juga karena pada saat reuni satu angkatan, kita semua saling bertukar nomer handphone dan alamat email.

" Kisah wanita yang meminta doa kepada Tuhan:
Bahwa wanita yang membaca ini adalah wanita yang cantik, kuat, sabar dan saya menyayanginya. Tolong dan tingkatkan kehidupannya. Begitupun jika ia melangkah, selamatkan dia. Amien ...
(just a little prayer for you my friend)
enjoy ... "


Untuk beberapa saat saya terdiam sejenak, termenung menatap layar smart phone yang ada di genggaman saya. Subhanallah ... Ya Allah, masih ada orang baik yang mau berbagi dan mendoakan sesamanya ... tanpa berharap balasan apapuun. Saya pun dengan senang hati meng - amin - i doa singkat dari teman saya itu. Dan saya juga mendoakan siapapun yang dengan ikhlas berbagi dan mendoakan sesamanya ... semoga Allah memberi balasan beribu-ribu kali lipat atas kebaikan hati hambaNya yang senantiasa berdoa dan mendoakan sesama. Amin amin Amin Ya Rabbalalamin ...


Read More......

Thursday, June 11, 2009

unspeakable memory

What greater thing is there for two human souls than to feel that they are joined ...
to strengthen each other ...
to be at one with each other in silent unspeakable memories.






... and the man said ...

When I wrap my hands around her waist
And I'm caught up in that pretty face
She's standing up on tiptoes
Just to kiss me in the sun



Read More......

Sunday, June 7, 2009

If Only ...

I'm lying on my bed, covered up with my comfortable blanket ... But this feeling is somehow empty ...



Among the emptiness I feel, many thoughts are flying around in my head.

"If I could be anything ... What would I be?"

If I could be anything, I would beg down on your knees to choose to be your tears ...
As I am being your tears ... Then I would be born in your eyes ... I would live down on your cheeks ... And I would end up dead on your lips by hundreds and so many sweet kisses ...

And that's what I'd love to be if only I could choose to be anything ...

If only ...

Read More......

Friday, June 5, 2009

Satu Tahun ... Satu Bulan ... Satu Hari ...


If I'm not mistaken, almost 7 years ago I left you in your deep sleep in my room in my apartment because I had to fly back to Indonesia ... I never knew if that day was the last day I saw you ...



"Satu tahun ... satu bulan ... satu hari ..." Kalimat itu yang dari tadi siang berputar-putar di kepala saya. Hari ini, tepat satu tahun, satu bulan, satu hari, saya kehilangan sahabat saya. Gadis cantik blasteran Indonesia dan Australia yang pergi terlalu muda meninggalkan dunia fana beserta isinya yang pastinya akan selalu ingat dan merindukannya.

Kabar tak mengenakkan itu saya dapat melalui pesawat telepon bulan mei tahun 2008. Leanne, begitu Ia kerap disapa, meninggal dunia dalam kecelakaan mobil saat Ia pulang kerja di negara Kangguru, Australia. Kaki saya lemas begitu mendengar Ibunda saya menyampaikan berita duka itu. Kesedihan saya tidak bisa digambarkan dengan apapun. Tidak hanya sedih, saya pun menyesal, menyesal karena saya tidak bisa menghadiri pemakamannya, karena terlalu jauh. Saya di Indonesia, sedangkan Leanne dimakamkan di Australia.

Segera setelah mendengar berita tersebut, saya log in ke dalam situs jejaring bertajuk Facebook, dan mencari nama Leanne Montgomery di friends list saya. Begitu saya klik namanya, saya masuk ke halaman profilnya, melelehlah air mata saya. Saya menatap foto-foto cerianya. Saya tidak menyangka Leanne akan pergi begitu cepat. Dia masih muda, berbakat dan juga menjadi favorit teman-temannya karena memang dia memiliki personality yang menyenangkan.

Tiba-tiba, tanpa saya minta, otak saya pun me-rewind kejadian-kejadian yang sudah saya lewati bersamanya. Dua setengah tahun saat kami masih menjadi siswa dan anggota asrama putri Monivae College di Hamilton, Victoria (negara bagian selatan Australia), adalah saat-saat di mana kami dekat layaknya kakak beradik. Pada saat itu, hanya kami bertiga (plus kakak saya) yang merupakan foreign student (siswa yang berasal dari negara lain) di kota Hamilton. Saya dan Leanne banyak menghabiskan waktu bersama, bahkan sampai setelah kami lulus high school pun, kami masih sering bersama.

Malam itu (saya lupa tepatnya tanggal berapa), kira-kira 7 tahun yang lalu. Leanne mengetuk pintu apartemen saya. Dia basah kuyup dan menggigil, karena memang saat itu sedang musim dingin dan hujan turun luar biasa derasnya. Malam itu Leanne menghabiskan waktunya di apartemen saya, bercerita ... bercerita ... dan bercerita. Malam yang penuh dengan tawa dan canda itu harus diakhiri dengan bed time story karena pagi-pagi sekali, saya sudah harus berada di airport. Saya hendak pulang ke Indonesia dalam rangka liburan. Di pagi harinya, saya melihat Leanne masih nyenyak tidur di balik selimut saya yang tebal. Saya hanya berpamitan biasa sambil memberikan sun pipi di kedua pipinya.

Sekembalinya saya ke Australia, saya melihat ada secarik kertas yang duduk manis di atas tempat tidur saya bertuliskan "Thank you for having me and letting me stay on your very comfortable bed. Love: Leanne"

...

...

...

Hari ini, saya duduk di depan laptop saya, mengenang kembali detik-detik terakhir saya memberikan sun di kedua pipi Leanne. I swear to God, I never knew that day would be the last day I saw you,Leanne ... and Yes!! Of course I would love to have you and let you stay comfortably in my heart, forever ...

To live in hearts we leave behind is not to die, Rest In Peace, beautiful one. You are definitely a very good friend but gone too soon...

"You're in the arms of the angel May you find some comfort there"


Read More......

Mahkota Itu Tidak Akan Pernah Rusak


Kebanyakan perempuan pasti sedikit ribet sama urusan rambut. Karena rambut selalu diidentikkan dengan mahkota.



Kebanyakan perempuan pasti sedikit ribet sama urusan rambut. Karena rambut selalu diidentikkan dengan mahkota. sebuah mahkota berharga bagi para kaum hawa. Nggak heran kalo makin hari makin banyak bisnis salon yang menawarkan layanan perawatan rambut berkembang pesat. Para pelaku bisnis salon semakin semangat melakukan ekspansi bisnisnya, karena setiap hari, bisa dikatakan 5 dari 10 perempuan pasti pergi ke salon untuk perawatan rambut. Lalu, apa jadinya kalau tiba-tiba rambut itu harus ditutup dan disembunyikan dibalik sehelai kain yang dikenal dengan sebutan jilbab? Ketakutan akan rusaknya rambut akibat berjilbab kerap kali terjadi; seperti takut rontok lah, terjadi kebotakan lah, ketombean lah, pokoknya banyak alasan ketakutan lainnya yang berhubungan dengan rambut.

Saya salah satunya yang pernah ... sekali lagi saya bilang; pernah ... mengalami ketakutan seperti itu. Saya takut kalau nantinya rambut saya rontok, kusam dan terlebih saya takut mengalami kebotakan sebelum waktunya. Sejujurnya saya pun dulunya kalau bisa dikatan termasuk salah satu kategori perempuan banci salon. Dalam satu bulan, saya selalu menyempatkan diri mampir ke salon tiga kali. Mulai dari creambath, hair mask, sampai terkadang hanya khusus untuk cuci blow, karena saking panjang dan tebalnya rambut saya, jadi suka malas keramas sendiri hehehehe ... Keterlaluan ya? Saya akui ... memang !!!

Bulan Desember 2008 adalah bulan di mana saya secara mukzizat mendapat pencerahan untuk berubah. Di bulan Desember itulah saya memutuskan untuk mulai menutup rambut saya dengan jilbab. Herannya setelah hati memantapkan untuk mulai berjilbab, ketakutan akan rusaknya mahkota terindah yang saya miliki itu tidak pernah muncul dan Alhamdulillah tidak pernah terjadi sama sekali. Padahal Ibunda saya awal-awalnya sering memberi warning perihal kerontokan rambut, karena entah kenapa Beliau mengalami hal tersebut.

Setelah saya konsultasi kesana kemari, saya mengerti kenapa rambut bisa rontok diawal-awal berjilbab. Sebenernya simple aja, kerusakan rambut bisa terjadi karena kesalahan cara memakai jilbab itu sendiri. Bisa jadi karena memakai jilbabnya terlalu ketat atau kencang. Padahal kain yang digunakan untuk menutupi rambut itu tidak perlu diikat erat, seerat memasang gembok pagar. Jilbab yang dipakai terlalu ketat ternyata nggak hanya menyebabkan kerusakan rambut, tetapi juga akan menyebabkan sakit kepala (pusing) yang luar biasa. Karena pada dasarnya kepala dan kulit kepala butuh oksigen, nah kalau jilbab dipasang terlalu ketat maka asupan oksigen akan berkurang, hal itulah yang menyebabkan ketidaknyamanan pada kepala dan rambut.

Hal yang paling krusial dalam hal ini adalah berkaitan erat dengan kebersihan rambut tentunya. Bukan berarti karena rambut sudah tertutup dan tidak lagi diperuntukkan untuk konsumsi publik, kebersihannya jadi terbengkalai. Harus lebih sering keramas. Untuk ukuran saya yang tadinya ... sekali lagi saya tekankan ... tadinya ... agak sedikit malas keramas jadi harus lebih rajin dan sering keramas. Tentuya dengan pilihan shampo yang cucok sama jenis rambut dong ...

Di balik itu semua, saya lebih senang mengambil nilai positifnya aja. Kalau Allah sudah mempercayakan saya untuk berjilbab, maka hendaknya saya juga nggak boleh memelihara ketakutan-ketakutan tanpa alasan seperti yang saya ceritakan di atas. Saya pun sudah mendapatkan bukti nyata bahwa sebenernya saya nggak perlu takut mahkota saya jadi rusak, karena Allah akan senaniasa mengganti keindahan mahkota yang saya miliki beribu-ribu kali lipat. Hijab will not make you look ugly but once you've decided to put the hijab on, you will get all beautiful things in return ...

Dan satu lagi, saya sekarang sudah bukan lagi banci salon .... *wink*

Read More......

Thursday, June 4, 2009

Hentikan Saya !!!!

Pernah stress ??? Pernah Grogi ??? Pernah cemas ??? Saya yakin setiap manusia pasti pernah merasakan hal-hal yang saya sebutkan tadi. Lalu apa bentuk penyaluran dari perasaan-perasaan yang sangat tidak nyaman itu? Masing-masing individu pasti punya caranya masing-masing untuk melampiaskan dan mengekspresikan perasaannya masing-masing.

Saya pribadi, kerap kali dilanda perasaan yang tidak mengenakan itu. Well ... saya juga manusia biasa yang lepas dari rasa cemas, grogi, apalagi stress ... Lalu apa bentuk tingkah laku saya untuk melampiaskan perasaan tidak nyaman itu? Saya menggigiti kuku !!! Saya akan menggigiti kuku jari tangan saya sampai pendek ... pendek sekali, tak jarang sampai kelewat pendek hingga timbul rasa sakit. Anehnya, setelah menggigiti kuku, saya merasa kesal karena kuku saya bentuknya jadi aneh bin ajaib. Nggak jarang timbul rasa iri ketika saya melihat kuku milik teman-teman perempuan saya yang begitu lentik dan terawat.

Berulang kali saya bertanya pada teman-teman saya "Gimana sih caranya supaya saya bisa berhenti gigitin kuku?" Bahkan sampai Pacar saya yang punya latar belakang pendidikan psikologi pun ikut sumbang suara. Dia pernah memberi tahu saya bahwa perilaku saya yang hobi menggigiti kuku sudah menjadi kebiasaan. Menggigiti kuku yang merupakan kebiasaan itu terkait aspek psikologis, tapi bisa juga jadi sebuah bentuk kelainan. Nah loh ... jangan-jangan saya mengidap kelainan, tapi kelainan apa ya? Asal jangan kelainan jiwa aja hahahaha!

Saya membaca sebuah artikel yang berkaitan dengan permasalahan yang saya hadapi ini. Menurut saya gigit kuku adalah hal yang sepele, tapi kenapa unsur psikologis bisa dibawa-bawa ya? Menurut artikel yang saya baca tadi, Berbagai literatur menyebutkan bahwa kebiasaan menggigit kuku atau onychophagia merupakan perilaku yang bertujuan mengurangi ketegangan alias rasa stres.

Uniknya, perilaku ini kerap tidak disadari, setidaknya pada permulaan. Ketika sedang stres, gugup atau bosan dan tidak beraktivitas, tahu-tahu jari-jari tangan sudah terangkat ke mulut. Selanjutnya, seperti menemukan sekeping cracker, gigi geligi (umumnya gigi seri) mulai menggerigiti ujung kuku.

Saat rangkaian perilaku itu terjadi, pikiran orang yang bersangkutan bisa jadi sedang mengembara. Terkadang, dia baru sadar saat ada orang lain yang mengingatkan. Selain kuku itu sendiri, ujung jari yang biasanya juga jadi "korban" gigitan meliputi kutikula (kulit ari) dan jaringan lunak sekitar kuku.

Sebenarnya saya paham dengan resiko dari kebiasaan yang sering saya lakukan ini, menggigiti kuku sudah pasti dapat menyebabkan ujung jari memerah atau luka, juga bisa membuat kulit ari (kutikula) berdarah, dan hal itu memang kerap kali terjadi pada jari-jari tangan saya. Yang lebih bikin saya sendiri takut adalah kebiasaan menggigit kuku yang dibiarkan dalam jangka waktu lama juga bisa memengaruhi pertumbuhan normal kuku dan merusak bentuk kuku. Dan sekali lagi, hal itu pun sudah mulai tampak terjadi pada kuku-kuku saya !!!!

Saat ini hanya ada satu hal yang mengisi otak saya, Saya harus berhenti menggigiti kuku !!! Selain supaya bebasa dari penyakit, jujurnya, saya juga ingin punya kuku-kuku cantik dan bersih. Lama-lama malu juga kalau ditanya orang, apa yang terjadi dengan kuku saya. Jadi ... kalau suatu saat nanti ada yang memergoki saya sedang asik menggigiti kuku, walaupun saya sedang cemas, grogi, stress dan apapun sejenisnya, saya rela kalau tangan saya dipukul. Dipukul sebagai tanda peringatan loh ... Tapi jangan keras-keras ya mukulnya ... hehehehe

Read More......

Wednesday, June 3, 2009

Orkes Sakit Hati

Tulisan di bawah ini berperan menenangkan hati saya di saat saya dilanda perasaan sakit hati ...

Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik.

Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.

Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.

Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.

Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.

Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.

Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.

Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.

Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.

(by: Mother Teresa)


Saya cuma manusia biasa, yang punya batas kesabaran. Tapi kalo saya terus dicaci dan dihina, lama2 sabar itu habis. Kewajiban manusia adalah saling memaafkan, tapi kalo sudah berkali-kali, maaf itu hanya bentuk sebuah formalitas. Saya hanya manusia biasa dan tidak berhati malaikat yg bisa luput dari rasa sakit hati. Sampe saya menemukan tulisan ini, cukup buat saya percaya, bahwa Allah adalah yang paling adil dan paling mengerti apa yang dialami umatnya ...

Saya cuma bisa menghela nafas, berdoa dalam hati: Ya Allah, ampuni perbuatan mereka yang Kau anggap salah, karena pada dasarnya mereka tidak paham dengan apa yang telah mereka lakukan....

Semoga Doa itu bisa mengobati rasa sakit hati yang saya rasakan karena perbuatan mereka ...

Read More......

Seandainya Mata Saya Bisa Bicara

Hampir seminggu belakangan ini saya punya masalah sama mata. Entah kenapa mata saya sering (hampir tiap hari malah) kedutan. Lucunya, yang kedutan nggak hanya mata kanan atau mata kiri aja, tapi dua-duanya secara berganti-gantian. Yang jadi pertanyaan saya adalah ... KENAPA YA ???

Mata kedutan sering dikait-kaitkan sama yang namanya mitos. Ada beberapa mitos yang pernah saya dengar kalau yang kedutan mata sebelah kanan, maka katanya bakal dapet rejeki. Sebaliknya, kalau yang kedutan mata sebelah kiri, tandanya saya akan mendapat musibah dan diakhiri dengan banjir air mata. Nah ... kalau kasusnya seperti yang saya alami, jadinya gimana ya? Mata saya kedutan dua-duanya secara bergantian. Apakah ini tandanya saya mau dapet rejeki yang akhirnya bisa membuat saya menangis? Loh, dapet rejeki kok malah nangis? Apakah saya akan mendapat musibah yang bisa buat saya menangis, tapi kalau musibah itu sudah teratasi lalu saya akan mendapat rejeki nomplok? Ah, saya jadi bingung!

Berhubung hari ini saya tidak terlalu disibukkan dengan pekerjaan, saya iseng-iseng meminta bantuan om Google untuk memberi info tentang mata kedutan. Hasil yang saya dapatkan ternyata beragam, mulai dari yang berbau-bau mitos sampai yang ilmiah dengan beberapa penjelasan dari dokter mata.

Kalau daeri segi mitos, kra-kira seperti ini;
Kedutan pd alis mata kanan: Akan berbahagia tetapi terlebih dulu mengalami kesusahan.
Kedutan pada alis mata kiri: Akan bertemu dengan keluarga.
Kedutan pada kelopak mata kanan atas: Akan mendapat keuntungan.
Kedutan pada kelopak mata kiri atas: Akan bertemu kekasih.
Kedutan pada kelopak mata kanan bawah: Akan bersedih.
Kedutan pada kelopak mata kiri bawah: Akan sakit.
Kedutan pada ekor mata kanan atas: Akan sembuh dari sakit.
Kedutan pada ekor mata kiri atas: Akan bertemu keluarga jauh.
Kedutan pada ekor mata kanan bawah: Akan bertemu orang jauh.
Kedutan pada ekor mata kiri bawah: Akan sakit.

Membaca mitos-mitos di atas, kembali saya bertanya ... "Korelasinya ada disebelah mana ya???"

Sedangkan dari segi ilmiah, dikatakan bahwa, setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya mata kedutan. Kedutan mata bisa diartikan sebagai sinyal tubuh. Ditulis juga sebuah himbauan untuk tidak percaya dengan mitos-mitos yang bertebaran, tapi mata kedutan lebih dikaitkan dengan kesehatan tubuh. Kedutan pada mata merupakan gerakan tak sadar dari bagian tubuh yang satu ini menun-jukan bahwa tubuh kurang
beristirahat. Menurut para ahli kesehatan, 99% kekejangan pada mata diakibatkan tubuh kamu dilanda stres en lelah yang amat sangat. Gak ada cara untuk menghilangkan kedutan selain istirahat, atau bisa juga dengan mencoba mengompres mata dengan air hangat. Niscaya mata terasa lebih rileks dan mengurangi ketegangan.

Menurut sumber , dijelaskan oleh Dr. Bondan Harmani, Sp.M, ahli mata dari RS Mata Aini, dari segi kesehatan, kedutan merupakan gerakan mengedip yang dilakukan secara tidak sadar. Normalnya mata berkedip antara 14-15 kali permenit. Dr. Karen Wolfe, penulis buku Create The Body Your Soul Desires, mengatakan bahwa tubuh yang mengalami kedutan bisa menjadi pertanda sedang mengalami gangguan ringan. Sayangnya, sebagian besar orang seringkali mengabaikan tanda-tanda tubuh tersebut. Gerakan tak sadar yang diberikan oleh mata ini berhubungan dengan saraf mata yang lelah dan menandakan bahwa tubuh kurang beristirahat. Para ahli kesehatan sepakat, kebanyakan kasus kekejangan pada mata disebabkan tubuh didera stres dan lelah yang amat sangat. Meskipun gangguan tersebut tergolong ringan, tidak berarti harus diabaikan. Sebab, dengan memahami "sinyal" yang diberikan tersebut, diharapkan tubuh menjadi lebih sehat. Cara yang bisa dilakukan untuk menghentikan kedutan pada mata adalah dengan membiarkan tubuh dan mata beristirahat. Mengompres mata dengan air hangat untuk beberapa saat dan bila perlu minum vitamin saraf juga dapat membantu.

Hal senada juga saya dapatkan disini. Katanya, kedutan mata itu bisa lokal atau sentral. Bila lokal disebabkan karena gangguan saraf perifer yang mempersarafi otot2 mata akibat saraf tersebut kurang supply darah (bisa termasuk karena kurang istirahat). Bila sentral, biasanya kedutan terus menerus, dinamakan tic facialis. Untuk mentukan penyebabnya saya sarankan anda konsultasi ke dokter spesialis saraf. Weh ... sampe disuruh konsultasi ke dokter spesialis saraf segala ya? Hmmm ... koq kesannya jadi serius banget ya masalah mata kedutan ini?

Saya mau berpikir positif aja deh, bukannya saya nggak mau percaya mitos ya, tapi sebenernya kalo ditilik lebih jauh lagi dalam kehidupan saya sebulan belakangan ini, sepertinya saya udah tahu jawabanya deh. Memang benar selama satu bulan terakhir ini, saya bekerja non-stop. Jarang istirahat. Tidur pun paling hanya beberapa jam dalam satu hari. Quota jam tidur saya memang tidak terpenuhi secara maksimal. Dan saya yakin sekali, mata saya pasti lelah. Seandainya mata saya bisa bicara ... dia pasti akan berteriak "SAYA BUTUH ISTIRAHAT TAUUUUUUU!!!!!"

Read More......

Hey Laki-laki ... Cobain Sendiri Deh !!!

Perempuan dan laki-laki ternyata memiliki perbedaan yang mendasar pada cara berfikir. Dan ternyata ada sebuah fakta bahwa kemampuan berfikir perempuan lebih hebat dari pada laki-laki. Hehehehe saya rasa kalau saya nulis seperti gitu banyak laki-laki yang kesinggung egonya ya? Karena ya standar lah laki-laki biasanya menganggap diri mereka yang paling hebat … yang paling pintar dan pokoknya yang paling-paling tuh semua punya laki-laki … kita-kita yang perempuan nggak bisa punya quota dan nggak boleh ikut nimbrung … Bahkan belakangan ini di media juga banyak berita yang menunjukkan bahwa perempuan tuh cuma sebagai obyek penderita … seonggok daging yang sama laki-laki sering di injak-injak.

Saya baca buku What Could He Be Thinkin? How a Man’s Mind Really Works by Michael Gurian. Di buku itu dijelasin kalau perbedaan cara berpikir itu disebabkan karena perbedaan ukuran fisik otak pada bagian-bagian tertentu. Jadii ... nggak heran kalau dalam beberapa hal, perempuan ternyata jauh lebih hebat dibanding laki-laki. Nggak percaya ya??? berikut ini penjelasan dari si buku …
Perempuan bisa mengingat segala hal sangat detail, hal ini karena perempuan memiliki hippocampus, pusat memori pada otak, yang lebih besar daripada laki-laki. Kumpulan saraf yang menghubungkan otak kiri-kanan (corpus collosum) pada otak laki-laki ternyata seperempat lebih kecil ketimbang otak perempuan. Selain itu, bila laki-laki hanya menggunakan belahan otak kanan saja, maka perempuan bisa memaksimalkan keduanya, yaitu belahan otak kiri dan kana sekaligus secara bersamaan. Jadi, jangan heran jika kaum Hawa ini lebih banyak bicara. Dalam sebuah penelitian disebutkan, perempuan menggunakan sekitar 20.000 kata per hari, sementara laki-laki hanya 7.000 kata! Selain itu, Otak perempuan mengandung hormon serotonin lebih banyak ketimbang laki-laki, kondisi ini membuat perempuan bersikap lebih tenang menghadapi kondisi yang melibatkan fisik. Sedangkan laki-laki lebih cepat naik pitam dan selalu mendahulukan tindakan ketimbang bicara.

Tambahan dari saya nih menanggapi apa yang dijabarkan dalam buku tersebut, sebagai contoh ringan dalam kehidupan sehari-hari aja; belakangan ini makin banyak perempuan yang lihai nyetir mobil. Tapi, mereka nyetir mobil nggak hanya nyetir aja, banyak dari mereka yang bisa dandan (bedakan, lipstikan, pakai eyeliner yang susahnya minta ampun ... apalagi kalau pakai yang liquid) sambil pegang kendali setir mobilnya. Ya walaupun mungkin mereka nyetir mobil automatic, tapi tetep aja ... susah loohhhh dandan sambil nyetir ituuu ... Gimana? Pada nggak percaya nih kaum laki-laki??? Sok atuh besok dicoba sendiri nyetir sambil bedakan dan pakai lipstik, eyeshadow, blush on plus eyeliner *lho??* hahahahahaha

Read More......